PEMIJAHAN IKAN LELE

Konsep ini berpandangan minat konsumen untuk membeli suatu jenis produk sudah menurun, hal karena jumlah produk untuk tiap kategori sudah sedemikian banyaknya, dan hampir semua produk memiliki kualitas, fitur dan harga yang relatif sama. Pemasaran saat ini telah memasuki era pemasaran holistik, dimana dalam era ini hampir semua aspek memiliki hubungan dengan pemasaran. Karena alasan ini, kita sering menyebutnya sebagai orientasi pemasaran sosial atau orientasi sosial. Apakah elemen merek itu menyiratkan sesuatu tentang bahan produk atau tipe orang yang mungkin menggunakan merek? Perusahaan menjual apa yang diinginkan konsumen alih-alih menjual sebanyak mungkin produk yang mungkin sebenarnya tidak ingin konsumen beli. Memang, beberapa perusahan mungkin gagal untuk menghasilkan penjualan atau keuntungan. Harus ada fasilita untuk membangun hubungan baik (relationship) baik dengan konsumen maupun dengan trader, dimana aplikasi ini harus integrated atau terhubung dengan aplikasi yang ada di tangan salesforce mereka. Konsep ini disetujui oleh konsumen. Pada konsep ‘penjualan’ (berkembang pada 1930 – 1950 an) ini, telah digunakan dua elemen bauran pemasaran, yaitu elemen ‘produk’ dan ‘promosi’, penggunaan dua elemen markeiting mix ini dipicu oleh banyaknya pilihan produk yang beredar dipasaran dalam satu kategori, sehingga konsumen memiliki banyak pilihan. Pada konsep ‘produk’ (berkembang tahun 1900 – 1930 an) ini, satu elemen bauran pemasaran (4P) digunakan, yaitu elemen ‘produk’, hal ini karena pada konsep ini hanya produk yang unggul (kualitas dan fungsi) yang bisa memenagkan persaingan.

Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar makalah ini dapat menjadi lebih baik lagi. Setelah beberapa saat dalam aplikasi lapangan, tiga unsur marketing mix berikutnya ditambahkan ke dalam 4P tadi, menjadi 7P, yang dipandang menjadi lebih ideal untuk sebuah bisnis dan aktivitas dalam marketing jasa. Komunikasi Pemasaran Adalah sarana yang digunakan perusahaan dalam upaya untuk menginformasikan, membujuk dan mengingatkan konsumen langsung atau tidak langsung tentang produk dan merek yang mereka jual. Ini adalah pengembangan lanjut dari orientasi pemasaran dengan mengakomodasi aspek sosial kemasyarakatan (societal aspects). Teknologi saat ini memungkinkan seseorang untuk berhubungan dengan teman dan keluarga di seluruh dunia secara instan. Yah, hewan berlendir ini mengandung nilai gizi tinggi sehingga sebenarnya sangat baik untuk kesehatan manusia. Pada konsep ‘pemasaran’ (berkembang pada tahun 1950 an – abad 21), pemasar dan pelaku bisnis menyadari pentingnya memahami konsep bauran pemasaran 4P, sehingga keempat elemen marketing mix ini sudah mulai diterapkan semua, bersamaan dengan dikembangkannya bauran pemasaran yang pertama pada 1960 an oleh Neil Borden dan Jerome Mc Carthy. Tetapi konsep pemasaran ini hanya bisa memenuhi consumer needs & wants saja, tanpa selalu bisa mengerti akan apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan konsumen. Dalam lingkungan demografi, para pemasar harus mengamati pertumbuhan populasi dunia; perubahan bauran usia, komposisi etnis, dan tingkat pendidikan, kebangkitan keluarga non-tradisi; pergeseran besar geografis populasi; dan peralihan ke pemasaran mikro serta penghindaran pemasaran masal.

Read More :  Pemasaran Produk Bagus Dengan Promosi Sistematis

Seiring berjalannya waktu konsep pemasaran, sebagai dasar dalam perumusan strategi pemasaran telah mengalami pergeseran dan perkembangan, dimana perkembangan ini terjadi karena perubahan kondisi pasar atau sebuah upaya untuk memaksimalkan potensi pasar. Pada konsep ini juga berasumsi bahwa ada banyak para pemanku kepentingan yang harus mendapatkan layanan dan kepuasan. Perusahaan juga memanfaatkan teknologi dan data untuk mendukung strategi pemasaran. Dalam mempengaruhi khalayak selaku sasaran dari marketing communication, akan digunakan aneka alat tertentu, seperti iklan, pemasaran langsung, personal selling dan lain-lain. Dari uraian diatas, pembuatan produk maupun jasa yang banyak di inginkan konsumen harus menjadi titik fokus kegiatan ataupun perencanaan dalam sebuah perusahaan. Konsep pemasaran holistik fokus pada keterkaitan semua bagian dalam perusahaan dan menjadikan semua aktivitas perusahaan sebagai aktivitas pemasaran. Konsep ini memiliki empat komponen pemasaran utama, yaitu pemasaran internal (internal marketing), pemasaran terintegrasi (integrated marketing), pemasaran relational (relationship marketing) dan pemasaran tanggung jawab sosial perusahaan atau pemasaran fokus pada performa (social responsible marketing / performance marketing). Konsep ini berpandangan bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia, konsumen tidak akan / tidak perlu memilih, sehingga dengan konsep ini perusahaan cukup memproduksi barang sebanyak mungkin, sehingga akan tercapai skala ekonomis. Artinya konsumen tidak akan tahu kalau sudah ada produk baru (dengan nama / label baru) dalam satu kategori, yang disebabkan jumlah item produk yang cukup banyak dalam satu jenis / kategori, hal ini tentu tidak diinginkan pemilik produk / perusahaan.

Ini dilakukan dengan dua cara yaitu pengangkutan terbuka dan pengangkutan tertutup. Ini berarti bahwa pemasaran dapat dilakukan oleh siapa pun, termasuk lembaga- lembaga bisnis, nonbisnis (tidak mencari laba), pemerintah, bahkan individu. Tetapi apakah sikap ini menjaga kita agar tidak berhadapan dengan kekuatan yang lebih kuat dari psikologi internal dan menjag kita dari upaya mengembangkan pendidikan yang juga meliputi internal sekaligus eksternal? Berikut adalah perkembangan konsep pemasaran yang berkembang seiring dengan perkembangan pemasaran dari masa ke masa. Pada konsep pemasaran ini penekanan pada kebutuhan dan keinginan konsumen, hal ini berbeda dengan konsep penjualan yang hanya berfokus pada penjual dan produk saja. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna kesempurnaan tugas skripsi ini. Integrated Marketing; mengintegrasikan semua aktivitas bauran pemasaran untuk bersinergi guna memberikan nilai kepada pelanggan (customer value). Relational Marketing; adalah membangun hubungan jangka panjang dengan pihak eksternal / komersial (pelanggan / konsumen), dengan pihak internal (karyawan, mitra kerja / mitra perusahaan – supplier, distributor, outlets) dan pihak perusahaan, investor, perbankan. Internal Marketing; semua elemen dalam organisasi terlibat dan berpartisipasi aktif dalam proses dan aktivitas pemasaran, termasuk didalamnya sumber daya manusia (elemen people dari 4P bauran pemasaran modern) internal departemen maupun ekternal departemen harus bersama-sama mendukung operasional / aktivitas pemasaran perusahaan.

Read More :  Mengetahui Strategi Pemasaran Produk Yang Terbukti Efektif - Informasi Terbaru Seputar Perbankan, Keuangan Dan FinTech

Check Also

Inilah Aplikasi Tambahan Untuk Aplikasi Whatsapp Kamu Menjadi Lebih Menarik!

Sudah menjadi makanan sehari-hari Aplikasi Whatsapp untuk kita berkomunikasi. Apalagi penyimpanan yang ringan dan sangat …

Leave a Reply